Wild Notebook

Lokasi: Beranda / Teknologi / Legenda Spanyol Justru Berharap Hadapi Inggris di Final Piala Dunia, Mengapa?

Legenda Spanyol Justru Berharap Hadapi Inggris di Final Piala Dunia, Mengapa?

Mantan pemain timnas Spanyol, Gaizka Mendieta mempertanyakan mentalitas Inggris yang gagal lolos ke babak final Piala Dunia 2026.

Timnas Inggris keluar sebagai peringkat ketiga Piala Dunia 2026 usai melewati drama 10 gol dan mengalahkan Perancis dengan skor 6-4 di Stadion Miami, Florida, Amerika Serikat, Minggu (19/7/2026).

Bukayo Saka tampil sebagai bintang lapangan dengan mencetak tiga dari enam gol yang diciptakan timnas Inggris arahan Thomas Tuchel dalam laga kontra Perancis.

Gelar sebagai peringkat tiga terbaik Piala Dunia 2026 seolah melipur lara The Three Lions yang gagal melaju ke babak final usai ditekuk Argentina dengan skor tipis 1-2.

Kekalahan timnas Inggris dari Argentina di semifinal Piala Dunia 2026 pun membuat laga ulangan final Piala Eropa 2024 gagal terulang.

Lawan Inggris di final Piala Eropa 2024, Spanyol berhasil melenggang ke babak final Piala Dunia 2026 dan akan berhadapan dengan Argentina.

Mendieta Ingin Spanyol Hadapi Inggris

Padahal, seperti dilansir dari Daily Star, legenda Spanyol, Gaizka Mendieta menginginkan negaranya berhadapan dengan Inggris.

Sebab, laga melawan tim asuhan Thomas Tuchel menurut Mendieta cenderung lebih mudah bagi Spanyol karena gaya permainan yang sesuai dengan apa yang dilakukan oleh tim asuhan Luis de la Fuente.

"Menurut saya, Inggris akan menjadi lawan sempurna bagi Spanyol. Saya rasa gaya permainan kami lebih cocok untuk menghadapi Inggris, dan kami bisa memenangkan laga itu," ujar eks pemain Lazio ini.

"Namun, kenyataannya tidak demikian; kita tidak akan melihat Kane dan Bellingham menghadapi tim Spanyol ataupun menyaksikan ulang laga final Euro 2024," imbuh Mendieta.

Menurut pemain yang juga sempat membela Middlesbrough ini, mentalitas tim jadi masalah bagi Inggris saat berhadapan dengan Argentina.

Selain itu, menurut Mendieta, Inggris yang sempat dihadapi di final Piala Eropa 2025 berbeda dengan Spanyol yang cenderung bertahan dengan solid dan mampu tampil mengontrol permainan.

Para pemain Timnas Spanyol berpose untuk foto bersama sebelum pertandingan semifinal antara Perancis vs Spanyol dalam Piala Dunia FIFA 2026 di Stadion Dallas, Dallas, Amerika Serikat, pada 14 Juli 2026 waktu setempat.Xinhua/Huang Zongzhi Para pemain Timnas Spanyol berpose untuk foto bersama sebelum pertandingan semifinal antara Perancis vs Spanyol dalam Piala Dunia FIFA 2026 di Stadion Dallas, Dallas, Amerika Serikat, pada 14 Juli 2026 waktu setempat.

Ujian Spanyol Hadapi Argentina

Kemampuan Spanyol tersebut akan diuji oleh Argentina yang selalu tampil bagus dengan bertumpu pada Lionel Messi.

"Saat melihat penampilan Inggris di semifinal, tampaknya masalahnya terletak pada mentalitas serta keputusan untuk mundur dan bertahan demi mempertahankan keunggulan," ungkap Mendieta.

"Anda bisa melihat bagaimana cara Spanyol bermain saat sedang unggul; kami selalu berusaha memegang kendali, memainkan bola, dan mengekspresikan diri. Kini, kami akan menghadapi Argentina."

"Pertandingan ini akan berbeda dibandingkan saat menghadapi Inggris. Menurut saya, Argentina akan menerapkan pendekatan serupa dengan permainan mereka di Inggris yang mengandalkan kekuatan fisik dan permainan keras untuk mencoba mematikan permainan Spanyol.

"Namun, saat menguasai bola, Argentina sangat berbahaya berkat kehadiran Messi serta Alvarez atau Martinez," imbuh Mendieta.

Artikel Terkait

  1. Tol Gilimanuk-Mengwi Ditargetkan Masuk Tahap Tender Akhir 2026, Koster: Ditunggu Masyarakat
  2. 3.000 Orang Bakal Ramaikan Merdeka Night Run di IKN
  3. Tim DVI Polda Sulsel Minta Data Keluarga Korban KM Nurul Salsa, Antisipasi Kebutuhan Identifikasi
  4. Siapa Femas Yani Arianto? Sosok Pemuda Madiun yang Kabur Saat Tur Korea Selatan
  5. Polisi Tangkap 1 Pencuri Motor di Showroom Tangerang, Pelaku Lain Diburu
  6. Chelsea Islan Melahirkan Anak Pertama
  7. Lihat IG Pramono, Warga Langsung Bawa Kucing Sakit ke Klinik Hewan Keliling
  8. Truk Molen Nyangkut di Kolong Jembatan Matraman, Sudah Dievakuasi

Copyright © Wild Notebook · Wild Notebook · sitemap ·