Lokasi: Beranda / Pendidikan / Pramono Perintahkan Sopir Truk Molen yang Nyangkut di Jembatan Matraman Ditindak Tegas

Pasalnya, ia tak mau situasi di Jakarta menjadi terganggu karena adanya insiden-insiden serupa pada kemudian hari.
“Kalau kemudian perusahaannya juga masih melakukan yang sama, maka perusahaan yang akan mendapatkan teguran karena tidak menyiapkan sopir yang tertib dan sebagainya,” ujar Pramono.
Sebelumnya diberitakan, sebuah truk molen tersangkut di bawah jembatan rel kereta Gunung Antang, Matraman, Jakarta Timur, pada Kamis (16/7/2026).
Jembatan tersebut merupakan bekas jalur rel kereta yang hingga kini belum difungsikan kembali.
"Itu anggota dapat informasi sekitar jam 3.30 lah, jam sekitar antara jam tiga sampai jam empat. Nah, anggota langsung meluncur ke sana. Setelah meluncur ke sana, kendaraan sudah aman gitu, enggak ada," ungkap Kepala Seksi Operasi Sudinhub Jakarta Timur, Emiral, saat dihubungi melalui telepon, Kamis pagi.
Emiral mengatakan, truk tersebut tersangkut karena tinggi kendaraan melebihi batas aman jembatan.
Padahal, rambu batas ketinggian sudah dipasang di lokasi.
"Ada rambunya di atasnya. Mungkin si supirnya aja lalai enggak lihat rambunya. Sopir enggak di lokasi pas dicek, truk juga sudah enggak ada," jelas Emiral.
Sementara itu, warga setempat menduga sopir truk tersebut bermain ponsel saat mengemudi.
"Posisinya dia dari arah sana (Matraman ke arah Senen), kencang. Nah sopirnya dia enggak tau muat apa enggaknya (tinggi truk dengan bawah jembatan), enggak tau, enggak ngukur. Udah gitu main handphone lagi," kata salah satu warga bernama Adul di lokasi, Kamis.
Sebelumnya: Depok Siapkan RDF Plant di TPA Cipayung, Olah 1.000 Ton Sampah Sehari
Selanjutnya: Awalnya Hanya Mengintip Naskah Tom Holland, Zendaya Cerita Keterlibatannya di Film The Odyssey
Copyright © Wild Notebook · Wild Notebook · sitemap ·