Wild Notebook

Lokasi: Beranda / Hiburan / Plt Gubri: PAD Sering Kali Belum Mencukupi untuk Pembangunan

Plt Gubri: PAD Sering Kali Belum Mencukupi untuk Pembangunan

Plt Gubernur Riau SF Hariyantro menyoroti tingginya ketergantungan pemerintah daerah pada kucuran dana dari pemerintahan pusat, mulai dari Dana Alokasi Umum , Dana Alokasi Khusus , hingga Dana Bagi Hasil . Dana tersebut masih menjadi andalan pemda untuk merealisaikan pembangunan infrastruktur.

"Kita semua memahami struktur anggaran pendapatan daerah masih menunjukkan tingkat ketergantungan yang tinggi terhadap pusat, baik DAU, DAK dan DBH. Pendapatan asli daerah sering kali belum mencukupi untuk pembangunan," kata SF saat acara Saresehan Nasional MPR di Pekanbaru, Senin .

SF menilai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah saat ini masih banyak tersedot untuk membiayai urusan wajib daerah. Hal ini mencakup pembiayaan pelayanan dasar di tengah ruang fiskal yang sangat terbatas.

Di samping itu, SF mengakui Pemerintah Provinsi Riau serta kabupaten dan kota setempat mengalami penurunan alokasi Transfer ke Daerah . Bahlan, sejak 2024 lalu, terdapat kurang bayar dana dari pusat yang nilainya menembus angka Rp 4,2 triliun.

"Masih terdapat kurang bayar dana bagi hasil dari pemerintah pusat ke Provinsi Riau dan kabupaten kota dengan total Rp 4,2 triliun. Dari jumlah tersebut kurang bayar kepada Pemerintah Provinsi Riau berada pada angka Rp 713 miliar dan kabupaten kota sebesar Rp 3,5 triliun," kata SF.

Simak juga Video 'Prabowo soal Proyek Gas Masela: Pembangunan Tidak Boleh Terhambat!':

[Gambas:Video 20detik]

Artikel Terkait

  1. Efek Minum Kopi Tiap Hari bagi Tubuh, dari Menit Pertama hingga Bertahun-tahun Kemudian
  2. Sederet Fakta Menarik Final Piala Dunia 2026 Spanyol Vs Argentina, Siapa Ukir Sejarah?
  3. Yusril Sebut Pelimpahan Kasus Febrie Percepat Proses Hukum, Minta Publik Awasi
  4. Membongkar Brankas Eks Bupati Sukoharjo: Ada Emas 2,5 Kg dan Gepokan Miliaran Rupiah
  5. Mendes Pastikan KDMP dan BUMDes Tak Bersaing, Kolaborasi Perkuat Ekonomi Desa
  6. 2 WN Vietnam Dideportasi Usai Buka Praktik Dokter Ilegal di Jaksel
  7. Presiden Prabowo Sampaikan Pentingnya Digitalisasi Pemerintah
  8. Aparat Gabungan Sisir Titik Rawan Pascabentrokan Warga 2 Desa di Flores Timur

Copyright © Wild Notebook · Wild Notebook · sitemap ·