Wild Notebook

Lokasi: Beranda / Kesehatan / Antrean BBM di Medan Mulai Berkurang, Kurir: Tak Separah Sebelumnya

Antrean BBM di Medan Mulai Berkurang, Kurir: Tak Separah Sebelumnya

Meskipun begitu, pantauan Kompas.com di lapangan, masih ada sejumlah SPBU yang kehabisan stok, seperti di perbatasan Medan-Tanjung Morawa dan di Kecamatan Medan Johor.

"Saya sudah aman, sudah mengisi. Cuma 10 menit saja antrenya. Enggak kayak kemarin yang sampai berjam-jam," kata dia. 

Di SPBU Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), antrean BBM bersubsidi jenis Pertalite sudah tidak mengular lagi.

Antrean terlihat lebih tertib dan rapi.

"Namun sampai sekarang di SPBU yang antre solar lah. Kalau Pertalite aman. Solar ini yang masih susah, antreannya juga masih berserak sampai ke jalan raya," ujarnya.

Komisaris Independen PT Pertamina Patra Niaga, Prabu Revolusi mengatakan bahwa distribusi BBM di wilayah Sumatera Utara terus menunjukkan kondisi yang semakin normal.

Berbagai langkah percepatan distribusi dilakukan pihaknya bersama pemerintah daerah, aparat keamanan, Hiswana Migas, dan seluruh pemangku kepentingan.

"Dari hasil pemantauan melalui sistem CCTV maupun peninjauan langsung di lapangan, kondisi antrean kendaraan telah berangsur normal dan pelayanan kepada masyarakat berlangsung semakin efektif," kata Prabu.

Ia mengimbau masyarakat tetap tenang karena stok BBM di wilayah Sumatera Utara dalam kondisi aman dan mencukupi.

Pihaknya juga melakukan pengoperasian Integrated Terminal Medan Group selama 24 jam.

Bukan hanya itu, penambahan armada mobil tangki melalui skema spot carter juga dilakukan, termasuk penguatan personel Awak Mobil Tangki (AMT), serta optimalisasi suplai dari Fuel Terminal Kisaran, Fuel Terminal Siantar, dan Integrated Terminal Lhokseumawe.

“Kami mengajak masyarakat menggunakan BBM secara bijak sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Kami juga mengimbau masyarakat memperoleh informasi mengenai kondisi stok dan distribusi melalui kanal komunikasi resmi Pertamina, karena terdapat sejumlah potongan video lama yang dipublikasikan kembali tanpa konteks sehingga berpotensi menimbulkan kepanikan,” kata dia. 

Artikel Terkait

  1. Disdukcapil Wonosobo Tawarkan 2 Alternatif Nama Bayi Muhammad MBG Subianto
  2. 25 Kepala Daerah Dikirim ke Singapura untuk Belajar, Ini Kriterianya
  3. [HOAKS] Video Sri Mulyani Berbagi Rezeki Rp 60 Juta
  4. Karina aespa Cerita Pernah Lari 6 Jam demi Turun 4 Kg dalam Sehari
  5. PDI-P Tunggu Jawaban BGN soal Kader Partainya yang Punya Dapur MBG
  6. LBH Jakarta Sebut Admin Akun X "TheKerupuk" Jadi Tersangka UU ITE, tetapi Tidak Ditahan
  7. Tak Berizin dan Cemari Udara, Peleburan Aluminium Ilegal Timbun Limbah B3 di Kabupaten Tangerang Dihentikan
  8. Ilmuwan Teliti Manusia Berusia 100 Tahun Selama 5 Dekade, Ini Rahasia Umur Panjang

Copyright © Wild Notebook · Wild Notebook · sitemap ·